SEPUTAR MASALAH KEPUTIHAN (vaginal discharge – LEKORE )


mr-soffin.jpg

Oleh Dr. Soffin Arfian, SpOG

Masalah keputihan sering terjadi pada wanita dan menyebabkan rasa tidak nyaman :

· Kebanyakan wanita menghasilkan lendir pada pertengahan siklus haid, yaitu kurang lebih dua minggu setelah haid selesai. Ini bertepatan dengan waktu ovulasi (pengeluaran telur) dari ovari ( Indung Telur ). Hal ini dapat menyebabkan vagina sedikit lembab dan kondisi ini tergantung dari banyaknya jumlah hormon estrogen yang dikeluarkan.

· Selama hamil, cairan yang keluar mungkin lebih sering dan banyak.

· Pengguna alat IUD juga lebih rentan terhadap keputihan dan menyebabkan cervical erosion dan merasa ‘basah’.

· Sewaktu wanita terangsang secara sexual dan waktu selesai hubungan kelamin juga didapatkan cairan vagina yang keluar.

· Keadaan yang sama dapat juga terjadi ketika menghadapi tekanan perasaan (stress).

· Wanita yang mengidap kencing manis lebih sering mengalami masalah ini.

· Keputihan juga dapat terjadi bila vagina terpapar bahan-bahan seperti spermicida, pewangi dsb.

· Pria juga dapat mengalami “ Keputihan “.

· Mempengaruhi kemesraan hubungan seks.

Pengeluaran cairan ini adalah hal yang normal dalam beberapa keadaan. Biasanya cairan tersebut agak jernih (atau sedikit putih), lembut (licin) dan tidak berbau. Cairan ini berubah warna menjadi sedikit kuning bila terpapar kepada udara atau bila ia kering. Sebenarnya keadaan ini menyebabkan vagina “sehat” dan berupaya mempertahankan keasaman vagina.

Keputihan ( Discharge ) yang tidak normal

Tanda yang mudah dilihat untuk menentukan cairan vagina yang tidak normal ialah dengan adanya perubahan pada warna, jumlah dan bau cairan tersebut. Ia juga menyebabkan rasa gatal yang amat sangat, di samping vagina menjadi merah, rasa pedih atau rasa terbakar sewaktu kencing dsb.

Penyebab utama keputihan adalah kuman bakteri, parasit atau jamur.

Infeksi Jamur Candida

Adalah masalah keputihan yang paling sering terjadi, disebabkan oleh sejenis jamur yang disebut Candida seperti Candida albicans. Cairan yang dikeluarkan adalah pekat berwarna putih. Penderita akan mengalami gatal di vagina di samping menghadapi masalah tidak nyaman sewaktu buang air kecil atau sewaktu mengadakan hubungan intim.

Jamur ini memang secara normal ada dalam vagina tetapi ia tidak menyebabkan masalah apa-apa. Hal ini disebabkan oleh karena pertumbuhannya di”saingi” oleh bakteri yang juga menduduki tempat yang sama sehingga terjadi “Keseimbangan”.

Masalah akan mulai timbul bila minum antibiotik yang membunuh bakteria tetapi tidak membunuh jamur atau pencucian vagina dengan bahan-bahan yang menyebabkan bakteri mati secara berlebihan. Hal ini menyebabkan jamur tersebut berkembang dengan cepat karena tidak ada lagi saingannya.

Obat yang digunakan adalah anti jamur yang dapat di minum ( oral ) atau obat bentuk ovula yang dimasukkan kedalam vagina ( suppositoria ). Obat ovula ini dimasukkan dalam vagina sedalam mungkin dan digunakan sebelum tidur.

Infeksi bakteri seperti Gardnerella

Sama seperti Infeksi jamur tetapi discharge biasanya berwarna putih atau kekuningan dan berbau seperti bau ikan. Penggunaan antibiotik baik secara oral ataupun ovoid dapat digunakan.

Infeksi Penyakit Menular Seksual

Infeksi yang disebabkan oleh hubungan kelamin memerlukan perawatan yang perlu dilakukan kepada kedua pasangan, baik pasangan tersebut menunjukkan tanda-tanda infeksi atau tidak. Penyakit ini bila tidak mendapatkan penanganan yang segera dan baik dapat menyebabkan infeksi pada saluran kencing dan juga kemandulan.

Penyebabnya antara lain infeksi parasit Trichomonas, Chlamydia, virus Herpes dan bakteria Gonorrhoea. Trichomonas dan Chlamydia menyebabkan rasa gatal dan pedih. Selain itu discharge tidak berwarna tetapi berbau busuk. Infeksi kuman Gonorrhoea juga menyebabkan discharge yang berwarna kehijauan ataupun gelap.

Langkah-langkah Pencegahan

· Kebersihan diri hendaklah diutamakan. Basuh tangan sebelum dan setelah menyentuh alat kelamin.

· Setelah buang air besar, bersihkan dari bagian depan ke belakang, agar kuman dari belakang tidak berpindah ke vagina.

· Penggunaan vaginal douche seperti Lactacyd dsb. boleh dilakukan untuk memastikan kebersihan vagina. Penggunaan yang terlalu sering tidak dianjurkan karena dapat membunuh ‘bakteria baik’ yang ada di vagina. Douching tidak dianjurkan selama hamil.

· Dianjurkan untuk memakai celana dalam yang baik sirkulasi udaranya (katun 100%) serta ganti celana dalam dengan teratur. Bisa juga memakai pembalut khusus untuk ini, yang biasa disebut panty liner, namun ingat untuk sering menggantinya.

· Apabila terasa gatal, hindari pemakaian sabun, tetapi cuci dengan bersih memakai air hangat. Meski rasa gatal sangat kuat, hindari mencuci sampai bagian dalam vagina, karena ini akan menghilangkan bakteri yang berguna sehingga akan meningkatkan pertumbuhan bakteri yang memiliki efek negatif atau jamur. Jadi cukup cuci dan siram dengan air hangat bagian luar saja.

Perlu Waspada Lebih Lanjut Bila :

· discharge disertai dengan rasa sakit perut. Kemungkinan PID (pelvic inflammatory disease) perlu ditentukan.

· Terjadi pada anak yang belum akil baligh.

· tidak pulih dalam waktu 2 minggu, atau ia menjadi semakin berat.

· Dicurigainya penyakit kelamin.

· Pemakai IUD, karena ada risiko infeksi kuman.

· ada darah sewaktu buang air kencing.

· Kemungkinan Discharge Keganasan ( Kanker Mulut Rahim ).

· Wanita yang sudah menopause mengalami kekeringan vagina. Epitel vagina menjadi lebih tipis dan lembut, menyebabkannya cenderung terjadi masalah seperti luka dsb. Hal ini terjadi karena perubahan hormon di dalam tubuh mereka. Keputihan yang terjadi dipanggil atrophic vaginitis. HRT ( Terapi Sulih Hormon ) mungkin diperlukan.

About these ads

26 Tanggapan so far »

  1. 1

    Estu berkata,

    Dr. soffin yag terhormat,

    Dokter saya seorg gadis berumur 28 thn. Sy terkena keputihan sejak sy SMP. bermacam cara pengobatan sdh sy lakukan baik dari Medis maupun pengobatan trasdisional seperti jamu, tpi masalah keputihan sy tidak kunjung sembuh. adakalanya keputihan sy keluar banyak & kadang kala sedikit. Kadang keputihan sy berwarna putih dan terkadang kala keluar seperti air (sangat encer). baru-baru ini sy ke Dokter kandungan dan diberi obat. teryata keputihan sy tdk sembuh malah penyakit maag sy yg kambuh.
    Yg ingin sy tanyakan pada Dokter, apakah keputihan sy ini berbahaya, dan bagaimana mengatasinya?
    Atas Saran Dokter, sy ucapkan terima kasih banyak.

    Wassalam,

    Estu


    Mbak estu yang sedang bingung…
    Masalah keputihan, bila disebabkan oleh adanya infeksi biasanya dialami oleh para wanita yang sudah menikah. Di luar itu, saat ini banyak penggunaan obat-obatan antisepetik pencuci vagina. Nah bila penggunaannya berlebihan atau lebih dari 1 minggu sekali malah sering menyebabkan keputihan. Oleh karena itu, saran saya, lakukan swat Vagina di laboratorium terdekat di kota anda, kemudian kontrol serta diberi pengobatan. Setelah itu jangan terlalu sering menggunakan antiseptik pencuci vagina.
    Demikian jawaban saya, semoga dapat membantu meringankan keresahan anda. terima kasih.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  2. 2

    lia berkata,

    DOK saya wanita 20 tahun, kenapa saya bisa terkena keputihan? saya tipe orang yang memang apa-apa selalu saya pikirkan, walaupun hanya masalah kecil. apa itu salah satu sebab saya mengalami hal ini dok?

    Untuk mBak Lia,
    Stress yang berlebihan dapat mempengaruhi hormonal dalam tubuh ibu. Bisa saja vagina jadi berkeringat sehingga seperti keputihan, tetapi bisa juga disebabkan karena seorang wanita sering mencuci vaginanya dengan antiseptik yang menyebabkan keseimbangan vagina terganggu. Dengan kondisi ini maka bisa terjadi adanya kuman atau jamur yang tumbuh lebih dominan sehingga dapat menyebabkan keputihan.
    Saran saya, bila mBak Lia sering memakai cairan pencuci vagina, jangan memakainya terlalu sering cukup seminggu sekali.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG.

  3. 3

    ica berkata,

    dok, saya ibu rt umur 26 thn.saya punya anak umur 1 thn.dua kali terakhir setelah berhubungan dgn suami, pada pagi harinya keluar lendir/keputihan bening dgn sedikit darah.mungkin segaris saja.setelah itu tidak ada lagi.biasanya tidak pernah seperti itu hanya lendir bening saja.apa itu dok? apakah berbahaya? apa yang harus saya lakukan?
    terim kasih.

    Untuk Ibu Ica yth.
    Lendir itu bisa berasal dari sisa-sisa cairan sperma, sedangkan darah sedikit bisa jadi keluar dari mulut rahim yang mungkin karena kontraksi rahim. Tetapi ada juga kemungkinan terjadi “Sariawan” pada mulut rahim sehingga dapat terjadi perdarahan pada waktu berhubungan intim.
    Sebaiknya Ibu memeriksakan diri kepada Dokter Ahli Kandunga di tempat ibu dan bila perlu dilakukan pemeriksaan Pap Smear.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  4. 4

    raju berkata,

    kami baru menikah,saya mau tanya istri saya keputihannya terlalu berlebihan setelah seminggu kami berhubungan intim ,apa dia hamil tapi kami baru sekali berhubungan intim?bagaimana caranya agar kehamilannya tumbuh dengan baik?apa saja yang dapat mengganggu kehamilannya dan menyebabkan ia keguguran?

    Bapak Raju yang terhormat, untuk keputihan sebaiknya dievaluasi terlebih dahulu Pak..saran saya, lebih baik periksa SWAB vagina dulu di laboratorium. Apabila hasil pemeriksaan itu ada infeksi, baru diterapi. Dan perlu diketahui bahwa salah satu penyebab keguguran itu karena adanya infeksi yang ditimbulkan oleh keputihan ini. Nah silahkan periksa lebih lanjut dengan dokter ahli kandungan yang terdekat dengan lokasi atau tempat tinggal bapak. Semoga jawaban saya bermanfaat.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  5. 5

    Ria berkata,

    Dok, saya 32thn baru melahirkan 8 bln yang lalu dan memberikan ASI hanya 3bln pertama (selama cuti). dua bln terakhit ini saya tdk haid namun keluar flek terus, kadang sedikit kadang lumayan byk. setelah saya periksakan ke dokter ternyata saya hamil 2bln namun sebelumnya dokter melihat ada sedikit luka seperti sariawan di mulut rahim saya… berbahayakah??? apa istilah kedokterannya untuk penyakit sariawan di mulut rahim?? berpengaruhkan nantinya kepada kehamilan dan janin saya??

    Terima kasih banyak.

    Untuk Ibu Ria, sariawan di mulut rahim namanya erosi portio. Untuk mengetahui bahaya atau tidaknya disarankan untuk memeriksakan HPU DNA-nya serta dilakukan evaluasi mulut rahim lagi. Apabila ditemukan tanda-tanda ganas tentu dokter ahli kandungan ibu akan segera melakukan tindakan.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  6. 6

    Yunita berkata,

    Dok, saya mahasiswi 19th. Saya sering keputihan, kadang terasa gatal dan berbau amis. Saya pernah meminta obat pada kakak saya seorang bidan dan diberi antibiotik. Saat itu keputihan berhenti, tapi setelah haid sampai haid lagi sy slalu keputihan walau kadang ga bau. Dan saya selalu menggunakan pantyliner saat keputihan.
    Bahaya ga y dok??? Pengaruh ke kandungan ap nda ya??
    Karena di keluarga sy rentan sekali terkena penyakit. Hampir semua tante* sy pernah operasi kangker payudara,rahim/miuma.
    Terimakasih atas jawabannya dok….

    Untuk mba atau ibu Yunita ? saran saya sebaiknya anda melakukan pemeriksaan SWAB Vagina dan selanjutnya keputihan yang anda alami diobati sampai tuntas dulu karena hal itu bisa mengganggu kesehatan reproduksi. Di samping itu, hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sering-sering menggunakan pantyliner serta antiseptic vagina karena hal itu justru tidak baik bagi kesehatan vagina itu sendiri.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  7. 7

    mitha berkata,

    dok,sy wanita usia 26th dan sudah menikah 1th dan belum hamil. sejak menikah d celana dalam sy selalu ada cairan, tetapi tdk terlalu banyak, tidak bau, tidak gatal, tetapi meninggalkan noda kekuningan di celana dalam. sejak bberapa bulan lalu setiap 2 minggu stlh haid, perut bawah saya seperti kram. kadang terasa seperti ditekan-tekan di sisi kanan/kiri dan kramnya terasa tembus hingga ke belakang. perlu dokter ketahui sy sedang progam kehamilan dan selama 3 bulan sy treatment kesuburan oleh obgyn sy berupa Provula/Provertil, dalfarol, folic acid, dan klindamycin. namun hingga saat ini blm juga hamil dan disarankan untuk ‘tiup’, karena lewat USG menurut dokter rahim sy bersih. sebenarnya sy ini kenapa ya,dok?terimakasih dok..

    Dilihat dari keluhan ibu, mungkin ibu ada infeksi atau endometriosis. Memang yang terbaik adalah dengan mengobati dulu keputihannya serta dilakukan pemeriksaan HSG untuk mengetahui saluran telur ibu buntu atau tidak. Oleh Karena itu, sebaiknya ibu kontrol lagi ke dokter ahli kandungan terdekat.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  8. 8

    sary berkata,

    saya gadis blm pernah melakukan hubungan sex^ maaf^…
    Dok saya mengalami keputihan 1 minggu lalu…..pertama rasa gatal yg sangt menggagu di luar vagina beruba bintik2 putih kekuningan kecil kayak jerawat bergerombol lunak,,lalu saya kasih betadin…3 hari hilang….badan sayapun terasa gataL-gatal….akiranya saya minum perasan bawang putih….saya kira antibiotik,,,tp justru keluar cairan putih agak kekuningan,,sedikit..tidak dan berbau khas….itu juga hanya sekali .
    saat saya lihat di kaca..di liang vagina dalam ada bintik-bintik putih kecil lunak seperi nasi agak kuning…..dan untuk selanjurnya keluar putih bening berair tidak banyak dan liang vagina saya terasa gatal .ough iya dok putih-putih kekuning kecil di liang sudah hilang….sekarang saya pakai salep untuk pencegahan daerah luar….

    apa yang harus saya lakukan selanjutnya dok…..apakah ini berbahaya,,,saya takut bangt…..

    Saya menyarankan sebaiknya jangan sering menggunakan antispetik untuk vagina dan sebaiknya periksa SWAB vagina kemudian hasilnya dikonsultasikan ke dokter ahli kandungan terdekat. Untuk mencuci vagina sebenarnya cukup dengan menggunakan air bersih saja, Di samping itu, perhatikan pula cara cebok ketika buang air kecil dengan ketika buang air besar. jika menggunakan antiseptic maksimal 1 (satu) minggu sekali.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  9. 9

    eny tri retnowati berkata,

    dokter sy IRT udh nikah 4 th tp blm punya anak,sy sdh5 kali keguguran dan setelah sy cek drh ternyata ada toxo dgn cmv tinggi,sy jg sering keputihan berwarna hijau,sy sdh brobat tp tdk kunjung sembuh,apa yg hrs sy lakukan utk keputihan ini dok

    Keputihan itu adalah wajar manakala hanya sekedar “keringat vagina”, tetapi menjadi tidak wajar bahkan bisa jadi telah terjadi infeksi apabila keputihan itu menjadi gatal, perih, berubah warna menjadi kuning/hijau atau seperti susu. Saran saya, sebaiknya periksa SWAB Vagina di laboratorium terdekat lantas hasil laboratorium itu dikonsultasikan pada dokter ahli kandungan. Bila keputihan itu memang yang tidak wajar maka hal itu juga bisa mempengaruhi kesulitan hamil karena sperma bisa mati karena infeksi vagina. Khusus untuk tokso dan CMV, sebaiknya infeksi itu diobati dulu selama 6 (enam) bulan, setelah itu ibu baru boleh deprogram kehamilan lagi (baca juga : Infeksi TORCH).

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  10. 10

    dessy berkata,

    ass.dok, sy wanita umur 23 tahun,sy sdh menikah 2 tahun yg lalu, sy bingung dgn keputihan saya, awalnya itu cm putih biasa, tetapi kenapa lama kelamaan menjadi berwarna kehijauan, tp tidak berbau dan tiap malam selalu mengeluarkan cairan2, dan apa semenjak sy selalu stres mka itu yg mempengaruhi, sy benar2 takut, apa benar sy mempunyai kelainan? sy mhon dengan kata SANGAT beri sy jawaban, krena sy takut sekali…terima kasih sebelumnya.

    Keputihan itu adalah wajar manakala hanya sekedar “keringat vagina”, tetapi menjadi tidak wajar bahkan bisa jadi telah terjadi infeksi apabila keputihan itu menjadi gatal, perih, berubah warna menjadi kuning/hijau atau seperti susu. Saran saya, sebaiknya periksa SWAB Vagina di laboratorium terdekat lantas hasil laboratorium itu dikonsultasikan pada dokter ahli kandungan. Bila keputihan itu memang yang tidak wajar maka hal itu juga bisa mempengaruhi kesulitan hamil karena sperma bisa mati karena infeksi vagina.
    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian Sp.OG

  11. 11

    fariz berkata,

    dr. Soffin

    dokter saat ini usia saya 25 dan telah menikah slm 9 bln. saya mengalami keputihan sejak masih smp, saya sudah mengkonsultasikan ke dr kandungan dan dikatakan bahwa keputihan saya adalah wajar dan tidak ada yg perlu dikhawatirkan. Dulu saya tidak merasakan apapun tp skrg kadang2 terasa gatal dan sampai usia pernikahan saya 9 bln belum ada tanda2 saya hamil, apakah ini ada pengaruh karena keputihan yang saya alami? Oh ya dok setiap saya habis berhubungan dgn suami, terutama jika saya merasa kesakitan keputihan saya makin banyak apakah itu wajar?
    Demikian pertanyaan saya, saya sangat mengharap jawaban dari dokter.
    terima kasih

    Keputihan itu adalah wajar manakala hanya sekedar “keringat vagina”, tetapi menjadi tidak wajar bahkan bisa jadi telah terjadi infeksi apabila keputihan itu menjadi gatal, perih, berubah warna menjadi kuning/hijau atau seperti susu. Saran saya, sebaiknya periksa SWAB Vagina di laboratorium terdekat lantas hasil laboratorium itu dikonsultasikan pada dokter ahli kandungan. Bila keputihan itu memang yang tidak wajar maka hal itu juga bisa mempengaruhi kesulitan hamil karena sperma bisa mati karena infeksi vagina.

    Jawaban oleh dr. H. Soffin Arfian, Sp.OG

  12. 12

    NORA berkata,

    Dok, umur saa 19 taun saya belum menikah.. tapi dok saat ini saya mengalami keputihan. kadang warnanya putih kehijau2an. bau dan gatal dok..
    bagaimana cara mengobatinya?

    apa itu bisa menyebabkan kemandulan?
    bagaimana mengobatinya
    maksih sebelumnya

    • 13

      pkusolo berkata,

      Sebaiknya periksa swab vagina dulu di Labortorium dan hasilnya dibawa ke Dokter Bu, karena tipe dan jenis bakteri / jamur mungkin berbeda. Karena resiko Infeksi Vagina bisa Ascending Infection ke atas menjadi radang panggul yang dapat menyebabkan kesulitan kehamilan.

  13. 14

    Lysa berkata,

    Dok, umur saya 23 tahun saya sudah menikah.Saya mengalami keputihan
    yang lama2 berubah warna menjadi hijau dan keluarnya banyak serta sekitar liang vagina saya terasa gatal, Obat apa yang dapat saya beli dengan mudah tanpa perlu pergi ke dokter ya dok?

  14. 16

    hani berkata,

    dok saya hani umur saya 19 tahun.dok saya mau tanya ank seumuran saya apa di perbolehkan memakai sabun pencuci vagina.sabun yang saya pakai lactacyd.oh y dok apa dengan memakai sabun lactacyd bisa menyebabkan tidak bisa hamil?oh y dok satu lagi yang saya mau tanyakan.sudah hampir sering saya pakai lactacyd,hampir 2 mingguan.itu pun sering.mulai sekarang saya hentikan karena saya takut dok.terima kasih sebelumnya dok…..

    • 17

      pkusolo berkata,

      pemakaian antiseptik vagina baik, tapi untuk maintanance cukup dilakukan 1 minggu sekali, karena bila terlalu sering akan menyebabkan keseimbangan vagina terganggu dan menyebabkan infeksi vagina dan keputihan

  15. 18

    Nastiti berkata,

    selamat malam, Dok,

    saya memiliki produk alternatif yang telah terdaftar di depkes RI. produk tersebut dapat membantu therapy keputihan, kista, dan mioum. Jika dokter berkenan, saya akan menunjukkan demo produk tersebut untuk mendapat penilaian dari dokter bahwa produk kami memang dapat membantu orang banyak. jika berkenan pula saya dapat dihubungi di 081584003002.

    Regards,
    Nast

    Kirimkan saja demo produk lewat website ini atau kirimkan ke RS PKU Muhammdiyah Surakarta

  16. 20

    wartabumi berkata,

    makasih dok infonya..jadi tahu deh biar gak kena keputihan…..

  17. 21

    Erica berkata,

    Dr. Soffin Yang Terhormat

    Saya wanita 21th (sdh menikah), sya mengalami disekitar vagina sya sedikit ada putih2 seperti bedak itu kenapa ya dok? Dan ada sedikit di lipatan2 agak kedalam bagian vagina. Terkadang juga vagina sya mengeluarkan cairan sedikit kental dan sekit putih susu warnanya. Tapi volume sedikit dan jarang sampai mengenai pakaian dlm yg dpt menimbulkan bekas. Sebetulnya apa yg sdh sya alami dok? Apakah bahaya? Solusi nya bagaimana? Mhn jawabannya trimakasih banyak dok

  18. 23

    titin berkata,

    selamat pagi dok,
    saya sedang hamil 5 bulan,tp akhr2 ne sering kepuTiHan gatal dan berwarna hijau.
    saya sudah bwa ke dokter tp kata dokter tidak perlu di obAti karena akn lari ke janin jadi d suruh membiarkan.

    sy mw tanya dok,saya harus bgaimana?
    obt alami apa yg shrusx sy pkai.
    karena sya tkt lari ke janin saya,shngga dy gak sehat.

    toloNg bAntuanNya

    • 24

      pkusolo berkata,

      Keputihan pada kehamilan memang normal sebatas keputihan itu tidak berbau, gatal atau tidak terlalu banyak. Intinya tetap harus konsultasi lebih lanjut ke dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, apa perlu pengobatan atau tidak. Kalaupun perlu pengobatan, masih ada pilihan obat-obatan yang aman untuk ibu hamil.

  19. 25

    titin berkata,

    terimakasih dok

  20. 26

    titin berkata,

    dok,saya titin brusia 20th
    saya sdag hamil 8bulan
    tp saya mengalami kepuTiHan yg tidak wajar terus menerus.

    kepuTiHan saya brwrna hjau,bau,tp kdag trasa gatal.
    sya sudah dtg k dokter sPOG, sya d suruh tes lab.
    tes kencing,dan tes darah .tp katanya tidak knp2, cma skdar infEksi saluran kencing,lalu sya d kasiH amOxan.
    tp kpuTiHan ini tak kunjung usai.
    saya bwa lg k rmh skit.tp sya cma d ksh obt biru2 seperti tinta d vagina saya.
    lama2 kpuTiHanNya jg gk kunjung usai.
    uda,bebrapa kali sya k dokter kandungan tp tetp saja kpuTiHan kehjauan yg sya alami tdk kunjung usai.
    apa mgkin krn sya kcpean,krn d usia kndungan sya yg ud besar sya msh bkerja?atau apa mungkin bwaan bayi?

    sya harus gmana lg dok biaR kpuTiHan yg khjauan ini hlang..
    sya jg uda ksh laCtacyd tp sama aja,gk kunjung smbuh.
    lalu sy hrus gmana dok,?
    mhoN petUnjuknya


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: